Pelacur itu lebih terhormat daripada orang yang pacaran.
Pacar
itu statusnya nggak jelas, jauh lebih buruk dari pelacur, sedangkan
pelacur jauh lebih terhormat, karena mereka bekerja, professional.
Negeri ini nggak akan pernah bisa mengejar Jepang, kalau budaya pacaran tidak dihapuskan.
Pacaran jauh lebih merusak daripada pelacuran, karena membuat seorang remaja jadi sering melamun karena memikirkan pacarnya.
Jadi, sebenar-benar sampah masyarakat adalah remaja yang pacaran,
status mereka tidak jelas, rawan konflik, belum lagi bobolnya
keperawanan kalau mereka menjadi nggak terkendali.
Kalau pelacuran? Nggak, itu bukan sampah masyarakat, bahkan bisa meningkatkan PAD atau bahkan menambah devisa negara.